Kekokohan Toyota Rush, di Jalanan Menanjak dan Perkotaan


Baru - baru ini, TAM bersama awak media mencoba untuk mengeksplorasi sekaligus merasakan produk Medium SUV teranyar mereka, yakni All New Rush. Dengan tema Discover Your Freedom, awak media diajak menjelajah tanah Parahyangan selama dua hari (17-18 Januari 2018) dengan menyusuri lintasan Purwakarta, Subang, dan Bandung.

Melalui perjalanan yang cukup panjang, dan wajib melewati berbagai macam kondisi jalan diantaranya dataran tinggi pegunungan. Perjalanan hari pertama yaitu start dari Stasiun Kereta Api Purwakarta yang berlokasi di daerah Nagritengah (jawa barat). Selesai turun dari Kereta api Parahyangan yang membawa seluruh rombongan test drive Toyota rush ini  dari Stasiun kereta api  Gambir Jakarta.

Pada kesempatan ini, seluruh rombongan langsung menjajal All New Rush TRD Sportivo sebagai tipe tertinggi dari Rush terbaru dengan transmisi manual. Dari sini rombongan test drive diarahkan langsung menuju titik kumpul pertama di Rumah Makan Saung Pedesaan yang berlokasi di Jalan Jenderal Achmad Yani, Parung, Kapubaten Subang. Dengan jarak tempuh sekitar 70 km, All New Rush kami ajak untuk melintasi jalan tol.

Dengan kondisi jalan lumayan sepi, salah satu peserta sengaja membejek All New Rush untuk mencapai kecepatan maksimum. Hasilnya mobil ini menyentuh angka 165 KM per jam. Sebagai mobil harian pada kecepatan ini mobil memang sudah tidak terasa nyaman. Namun ketika turun pada kecepatan 150 KM, mobil masih cukup nyaman untuk dikendarai dengan kondisi jalan yang sedikit bergelombang. Sementara itu untuk merasakan tenaga yang dilontarkan, mobil harus menyentuh rpm 3000 keatas.

Dengan kondisi mobil yang terus dipacu, terlihat konsumsi bahan bakar All New Rush. Perbandingan yang tertera adalah 1:14, ketika dibawa dengan kondisi santai konsumsi bahan bakar yang di dapat 1:19.

Selesai bertemu di titik kumpul pertama, rombongan diarahkan menuju ke Kalpa Tree Resto dan melewati kawasan Lembang yang tentunya memiliki kontur jalan mendaki dan menurun, nyatanya All New Rush cukup bertenaga. Bahkan ketika “disiksa” untuk berhenti di tanjakan dan dipacu kembali, All New Rush tetap mampu melibasnya. Walaupun dalam hal ini tenaga yang dihantarkan memang sedikit terlambat. Tetapi secara keseluruhan mobil masih tetap terasa nyaman, bahkan ketikan menggunakan gigi dua.

Setelah itu, rombongan mulai memasuki jalan perkotaan yang cukup padat dengan desain bodi yang lebih besar dari generasi sebelumnya, All New Rush bisa dibilang cukup nyaman. Selanjutnya mobil kami ajak menghindar dari padatnya jalan perkotaan. Selanjutnya mobil dibawa melintasi jalur perkampungan yang hanya cukup dilalui dua mobil. Disini bodi besar terlihat tidak begitu berpengaruh, meskipun harus sedikit mepet ketika berpapasan. Namun jaraknya masih cukup aman-aman saja.

Terkait suspensi yang sering menjadi keluhan dari generasi terdahulu. All New Rush dirasa sudah sangat baik dibanding pendahulunya. Mengakhiri acara  test drive All New Rush hari pertama di Kota Bandung, sejalan dengan penampilan All New Rush yang semakin stylish, keren dan modern, peserta test drive akan bermalam di hotel yang di desain modern tanpa meninggalkan kesan budaya Sunda di setiap ruangnya, Hotel Grand Tjokro yang berlokasi di Cihampelas kawasan Cipaganti.
Disini para peserta test drive juga membahas desain dan fitur Toyota all new rush. All New Rush panjangnya bertambah menjadi 4.435 mm, untuk menjaga kelincahan all new rush di siapkan DNA sebagai real Medium SUV, Dipadu dengan sistem roda penggerak belakang (RWD), Mesin baru berteknologi Dual VVT-i (2NR). All New Rush siap tempur berbagai rintangan dan kondisi jalan apapun. Dengan mesin baru, membuat performa All New Rush lebih garang dan efisien dalam pemakaian BBM. Tenaga yang dihasilkan all new rush yaitu, 104 PS dan torsi 13,9 kgm.

Sistem suspensi menerapkan setting yang jauh lebih baik dengan stabilizer di bagian depan dan belakang. Kekedapan suara dan peredaman  di dalam kabin juga lebih baik dibandingkan rush yang lama. Interior Rush baru bisa memuat hingga tujuh penumpang di tiga baris bangku dengan jarak antara dashboard depan menuju bangku belakang ketiga mencapai 2.525 mm. Sedangkan jarak antara jok depan dengan jok kedua berjarak 925 mm atau lebih longgar 45 mm dibandingkan rush lawas.
Jarak jok baris kedua ke jok ketiga berjarak 700 mm, sehingga penumpang di baris ketiga jauh lebih enak dan nyaman. Bagasi Rush anyar mencapai kelebaran 450 mm atau lebih panjang 150 mm dibandingkan rush lawas.  semua tipe Rush anyar dilengkapi headlamp LED, integrated LED rear combination lamp, teknologi start-stop engine, AC sudah double blower, HU (Head Unit) atau lebih dikenal doubledin sebesar 7 inci, juga dilengkapi kamera parkir mundur, pengaturan kemudi, 6 Airbag, Vehicle Stability Control (VSC), indikator pengingat 7 Seatbelt, ABS, EBD, Hill Start Assist (HSA), dan Emergency Stop  Signal (ESS).

Setelah hari sebelumnya telah melintasi jalan-jalan yang lebih didominasi kawasan dataran tinggi perbukitan, rombongan diberi kesempatan mengunjungi destinasi wisata menarik, sekaligus mengeksplorasi dan merasakan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh the real SUV dari Toyota, seperti workshop alat musik Karinding dan juga Padepokan Pencak Silat Gelanggang Putra Si Macan Tutul yang lokasinya saling berdekatan berada di kawasan Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, sentra industri sepatu kulit Cibaduyut yang berlokasi di Jalan Indrayasa, Cibaduyut, Kota Bandung, dan Galery Wayang Golek (Cupumanik) yang terletak di Jalan Kebon Kawung H. Akbar, Kota Bandung dan menjajal alat musik Karinding merupakan salah satu alat musik tiup tradisional yang terbuat dari bambu dan berasal dari Sunda.

Dalam hal ini mobil terasa nyaman dan tidak ada masalah, terlebih fitur - fitur yang tersemat dalam kabin sudah memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini.

Kekokohan Toyota Rush, di Jalanan Menanjak dan Perkotaan Kekokohan Toyota Rush, di Jalanan Menanjak dan Perkotaan Reviewed by DM on Februari 18, 2018 Rating: 5

1 komentar