Hasil Survei Terbaru tentang Bahaya Mengemudi Sambil Main Ponsel
Mengemudi
sering dianggap sebagai kegiatan sampingan yang berfungsi sebagai transportasi
ke tempat tujuan untuk dapat melakukan kegiatan atau pekerjaan Anda. Oleh
karena itu banyak orang yang melakukan pekerjaan multitasking
di belakang kemudi, seperti menggunakan
make up, makan dan satu hal yang paling sering adalah bermain handphone, entah
itu untuk menelpon atau mengetik pesan.
Saat
ini penggunaan ponsel
memang tidak dapat dihindari, ponsel yang semakin canggih membuat Anda dapat
melakukan berbagai hal dalam genggaman Anda. Tak heran banyak orang yang tak
bisa melepas ponselnya dalam genggaman, walaupun dalam posisi mengemudi
sekalipun. Walaupun
sudah banyak orang yang tahu bahaya bermain ponsel dalam mengemudi, Namun tetap
saja banyak orang yang melakukannya selagi mengemudi. Rupanya kampanye untuk
tidak menggunakan ponsel saat berkendara tidak cukup untuk membuat pengendara
berhernti melakukan kebiasaan buruk tersebut.
Oleh
karena itu berikut ini kami beritahukan sebuah penelitian terbaru oleh Virginia
Tech Transportation Institute bersama Liberty Mutual Insurance yang
mengungkapkan statistik mengenai dampak mengetik sambil mengemudi. Penelitian
mengungkap bahwa mengetik sambil mengemudi naikkan risiko kecelakaan
hingga 23,2 kali dibandingkan pengemudi yang menderita cacat fisik.
Selain
itu, mengetik sambil mengemudi menyebabkan respon yang lebih lama dibandingkan
pengemudi yang mabuk. Pengemudi
yang menderita cacat fisik dapat merespon lebih cepat dengan respon pengereman
dalam waktu setengah detik, dimana pengemudi mabuk membutuhkan tambahan jarak
sekitar satu meter lebih, sementara pengemudi yang sibuk membaca dan mengetik
pesan di ponselnya membutuhkan tambahan jarak hingga 21 meter lebih.
Ketika
mobil hampir menabrak, pengemudi biasanya membutuhkan waktu hingga lima detik
ketika mengalihkan pandangan dari ponsel ke jalanan. Waktu lima detik itu jika
berada di jalan tol dengan kecepatan rata-rata, sama seperti menempuh panjang
lapangan sepak bola. Sekitar 95 persen pengemudi yang disurvei menyatakan bahwa mengetik pesan
sambil mengemudi adalah tindakan berbahaya, namun 21 persen di antaranya mengakui
melakukan hal itu.
Bagi pengemudi remaja, mengetik sambil mengemudi menyebabkan perilaku mengemudi yang tak menentu, seperti keluar jalur atau kecepatan yang naik-turun sehingga berisiko mencederai pejalan kaki atau menabrak kendaraan lain. Hasil survei menyatakan bahwa mengemudi sambil membaca atau mengetik pesan dilakukan oleh 37 persen pengemudi berusia 18-27 tahun, 14 persen pengemudi berusia 28-44 tahun dan 2 persen pengemudi berusia 45-60 tahun.
Bagi pengemudi remaja, mengetik sambil mengemudi menyebabkan perilaku mengemudi yang tak menentu, seperti keluar jalur atau kecepatan yang naik-turun sehingga berisiko mencederai pejalan kaki atau menabrak kendaraan lain. Hasil survei menyatakan bahwa mengemudi sambil membaca atau mengetik pesan dilakukan oleh 37 persen pengemudi berusia 18-27 tahun, 14 persen pengemudi berusia 28-44 tahun dan 2 persen pengemudi berusia 45-60 tahun.
Hasil Survei Terbaru tentang Bahaya Mengemudi Sambil Main Ponsel
Reviewed by DM
on
Juli 27, 2017
Rating:
Reviewed by DM
on
Juli 27, 2017
Rating:


Tidak ada komentar